atmago
warga bantu warga

Kondisi Alam Jadi Penyebab? Simak Faktor Utama Mengapa Indonesia Rawan Banjir!

shifa~July 17, 2020 /Banjir/Bencana Alam

Penyebab Bencana Alam Banjir di Indonesia

Indonesia termasuk negara yang beriklim hutan hujan tropis. Iklim hutan hujan  tropis  memiliki tingkat curah hujan yang tinggi dan memiliki suhu hangat dan mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Suhu udara di Indonesia rata-rata 20 derajat sampai 30 derajat celcius. Hutan hujan tropis ini rumah bagi flora dan fauna yang terdiri dari berbagai jenis. Iklim panas dan lembab di kawasan hutan hujan tropis menyediakan kondisi yang ideal. Meskipun memiliki kelebihan dengan banyaknya jumlah flora dan fauna. Dengan kondisi yang seperti ini berpotensi mengalami bencana alam banjir di Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang sangat rawan dengan bencana alam seperti banjir. Banjir dihasilkan dari intensitas curah hujan yang tinggi di setiap daerah.  Di daerah perkotaan banjir diakibatkan oleh kelalaian masyarakat yang sengaja membuang sampah ke selokan atau aliran air yang kecil. Sementara di desa, banjir disebabkan oleh aktivitas penumbangan hutan secara liar dan dilakukan secara besar-besaran. Faktor utama penyebab bencana alam banjir di Indonesia. 

  1. Berkurangnya Jumlah Pohon 

Jumlah pohon berperan penting untuk menjaga keseimbangan hidrologis suatu DAS. Jumlah pohon ini mendukung tanah menyerap air. Akar pohon akan membuat air lebih mudah diresap. Berkurangnya jumlah pohon akan mengganggu keseimbangan hidrologis dan DAS (daerah aliran sungai). Akibatnya ketika curah hujan tinggi dan berlangsung selama sepekan atau lebih. Air hujan akan sulit meresap ke dalam tanah dan akhirnya lebih banyak berada di aliran air permukaan tanah.

Bencana alam banjir di Indonesia, diakibatkan juga oleh aktivitas masyarakat. Kegiatan eksploitasi hutan dengan melakukan penemabngan liar menyebabkan kerusakan DAS di hulu sungai. Jika seandainya diimbangi dengan penanaman pohon mungkin hal yang demikian tidak akan terjadi. Sementara di kota, banjir disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang mencemari lingkungan seperti membuang sampah sembarangan.

  1. Intensitas Curah Hujan Tinggi

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya bencana alam banjir di Indonesia adalah intensitas curah hujan yang tinggi. Curah hujan dengan intensitas yang tinggi pada umumnya melebihi 100 mm dalam durasi yang cukup lama. 

  1. Kondisi Topografis 

Penyebab bencana alam banjir di Indonesia adalah kondisi topografi suatu wilayah atau kemiringan lereng. Jika suatu lereng semakin curam, maka kecepatan aliran air akan semakin cepat dan akan meningkatkan daya rusak saat terjadi banjir bandang. Lereng yang curam berakibat membentuk bendung alami, yaitu longsoran pada celah sempit di antara dua bukit yang dapat menghambat aliran air sehingga tertahan pada batas volume tertentu. Saat bendung alami tidak lagi mampu menahan volume air tersebut, maka air akan dilepaskan dengan membawa material seperti tanah, pepohonan, dan bebatuan.

Tidak hanya menghambat aktivitas. Bencana alam banjir di Indonesia menimbulkan kerugian pada sektor ekonomi  terkhususnya sektor perekonomian masyarakat Ibu Kota Jakarta. Karena banyak transportasi umum yang akhirnya terkendalam saat beroperasi. banyak moda transportasi umum yang terkendala untuk beroperasi. Kurangnya resapan air menyebabkan banjir sulit untuk diatasi dengan baik. 

Pembangunan  gedung bertingkat di wilayah Ibu Kota Jakarta menyebabkan penggunaan air tanah berlebih ditambah dengan penurunan muka tanah setiap tahunnya. Kondisi ini semakin memperparah keadaan yang akhirnya membuat potensi bencana alam banjir di Indonesia terulang dari tahun ke tahun bahkan dengan resiko yang lebih parah. 

Bencana alam banjir di Indonesia dapat ditanggulangi jika masyarakat sama-sama membangun kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Tidak ada lagi penebangan pohon liar. Meskipun ada terjadinya penebangan pohon liar di wilayah tertentu. Seharusnya penebang dikenai denda menanam bibit pohon kembali untuk mengganti pohon-pohon yang sudah dieksploitasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *