atmago
warga bantu warga

Mengenal Bencana Klimatologis akibat Karakteristik Iklim

shifa~July 16, 2020 /Bencana Alam

Pengertian Bencana Alam Klimatologis dan Jenisnya

Becana alam merupakan suatu fenomena yang cenderung merugikan manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan studi yang dilakukan oleh berbagai ahli bumi mengkategorikan bencana alam ke dalam beberapa kategori. Sebagian bencana alam dikategorikan sebagai bencana yang tidak dapat diprediksi sehingga kerugian dan dampaknya tidak bisa diminimalisir. 

Sebagian bencana lagi dapat diprediksi sehingga kerugian dapat diminimalisir. Salah satu bencana alam yang ada dikategorikan berdasarkan penyebabnya, yaitu bencana alam klimatologis, bencana alam geologis dan bencana alam ekstraterestial. 

Apa Itu Bencana Alam Klimatologis ?

Bencana alam klimatologis adalah kumpulan bencana yang disebabkan oleh faktor iklim. Terdapat dua faktor utama yang menyebabkan bencana klimatologis, yaitu hujan dan angin. Di setiap daerah memiliki karakteristik bentang alam. 

Hal ini sangat berpengaruh terhadap iklim di daerah tersebut. Kondisi alam dan iklim di Amerika bagian tengah memungkinkan bencana klimatologis berupa tornado sedangkan di daerah Indonesia tidak memungkinkan terjadinya tornado sehingga, setiap daerah akan memiliki karakteristik bencana klimatologis berdasarkan bentang alamnya. 

Jenis Bencana Klimatologis

Meskipun faktor utama dari bencana alam klimatologis adalah angin dan hujan, namun kedua faktor tersebut sangat mungkin menyebabkan bencana turunan lainnya. Berikut merupakan beberapa jenis bencana alam yang disebabkan oleh bencana klimatologis.

Fenomena angin puting beliung merupakan salah satu bencana alam klimatologis yang terjadi di Indonesia. Meskipun kekuatan dan intensitasnya tidak sekuat angin tornado di Amerika, namun angin puting beliung dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar dan dampak yang ditimbulkan lumayan parah. Tidak jarang angin puting beliung merenggut korban jiwa. Angin ini sering terjadi di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Bali dan sebagian Kalimantan dan Maluku. 

Banjir sepertinya sudah sangat akrab dengan sebagian masyarakat di Indonesia. Banjir sendiri merupakan sebuah fenomena yang terjadi ketika curah hujan sangat lebat dan tinggi sehingga intensitas hujan menjadi lama dan panjang. Hal ini diperburuk dengan sistem pembuangan yang tidak memadai. Akibatnya, banjir pun terjadi. Bencana banjir sendiri memiliki beberapa jenis berdasarkan faktor penyebabnya. Beberapa di antaranya adalah banjir sungai, banjir danau, banjir pasang laut dan banjir bah. 

Banjir sungai terjadi ketika terjadi hujan secara terus menerus yang menyebabkan air sungai meluap. Luapan air sungai bisa disebabkan adanya gangguan di sepanjang aliran hulu dan hilir sungai. Akibatnya air pun meluap. Banjir danau memiliki ciri yang mirip dengan banjir sungai. Banjir danau juga dapat terjadi ketika terdapat bendungan di danau tersebut. Bendungan tidak dapat menahan volume air akibat hujan yang terjadi secara terus menerus, akibatnya bendungan pun jebol dan mengakibatkan air meluap sehingga terjadi banjir danau. Banjir pasang laut adalah fenomena banjir yang terjadi ketika naiknya permukaan air laut ke daratan. Banjir pasang aut sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis seperti banjir rob yang diakibatkan aktivitas gerakan gravitasi bulan dan bumi, banjir pasang akibat gempa atau banjir yang diakibatkan badai yang menerjang bibir pantai. 

Setelah mengetahui apa itu bencana alam klimatologis, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dalam menanggulangi bencana tersebut secara mandiri ketika terjadi. Sebagai salah satu negara yang sangat rawan akan terjadinya bencana alam, sangat penting untuk melakukan edukasi ke pada masyarakat luas mengenai pendidikan mitigasi bencana alam sehingga kerugian yang diakibatkan oleh bencana alam dapat diminimalisir. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *