atmago
warga bantu warga

Meski Terbilang Mirip, Inilah Perbedaan Gejala Flu Biasa dan Infeksi Virus Corona

David Khoirul~May 11, 2020

Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 akhir-akhir ini menjadi wabah yang mengkhawatirkan sejumlah masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Virus ini telah menginfeksi sebanyak ratusan ribu orang di berbagai negara di dunia. Virus yang awalnya menginfeksi manusia di Wuhan, China ini oleh World Health Organization (WHO) telah dianggap sebagai sebuah pandemi, yang mana penyebarannya meningkat sangat banyak di waktu yang sangat cepat.

Virus Corona ini menyerang sistem pernapasan manusia, dan memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa, namun infeksinya dapat berakibat fatal. Lalu, apa perbedaan gejala flu biasa dan infeksi Virus Corona?

Perbedaan Gejala Flu Biasa dan Infeksi Virus Corona

Karena sama-sama menyerang sistem pernapasan, flu biasa dan infeksi Virus Corona memiliki gejala yang mirip. Namun, agar Anda dapat mengidentifikasi gejala yang muncul antara flu biasa dan infeksi Virus Corona, berikut ini adalah perbedaan gejala flu biasa dan infeksi Virus Corona.

Gejala Flu biasa

Berbeda dengan COVID-19 yang disebabkan oleh infeksi Virus Corona, flu biasa disebabkan oleh serangan rhinovirus pada saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Virus ini dapat menyebar antar sesama manusia melalui percikan cairan yang dikeluarkan ke udara oleh penderitanya ketika ia sedang batuk, bersin, atau ketika ia berbicara.

Apabila seseorang telah terpapar virus dari orang yang sedang sakit flu tersebut, maka 1 sampai 3 hari setelahnya, akan muncul gejala-gejala seperti berikut.

Umumnya anak-anak di bawah usia 6 tahun memiliki kemungkinan atau cukup rentan terpapar dan mengalami flu. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa juga dapat mengalami flu ini. Apalagi untuk orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh atau daya imunitas yang rendah, akan lebih mudah tertular penyakit flu ini.

Gejala infeksi Virus Corona COVID-19

COVID-19 ini disebabkan oleh infeksi dari Virus Corona baru, 2019-nCoV, atau ada juga yang menyebutnya sebagai SARS-CoV-2. Sama seperti pada flu biasa, Virus Corona ini menyerang sistem pernapasan. Namun, infeksi virus ini lebih sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan bawah.

Meski infeksi Virus Corona ini dapat berakibat fatal, namun gejalanya hampir sama dengan gejala yang muncul pada flu biasa.

Virus ini dapat menyerang semua orang tanpa mengenal usia, baik anak-anak dan orang dewasa, hingga ibu hamil dan menyusui, dan orang lanjut usia (lansia) Namun, yang paling rentan terinfeksi oleh virus ini adalah orang lanjut usia (lansia).

Tidak hanya itu, orang yang juga memiliki riwayat penyakit, seperti asma, diabetes, penyakit jantung, dan beberapa penyakit yang lain, juga nampaknya akan lebih rentan untuk sakit lebih parah setelah terinfeksi virus ini.

Gejala yang muncul karena infeksi Virus Corona ini sebenarnya akan terlihat berbeda atau bervariasi antara satu orang dengan orang lain. Dikatakan bahwa gejala infeksi Virus Corona ini dapat muncul 4 sampai 10 hari setelah terpapar virus dari orang yang telah menderita COVID-19. Namun secara umum, gejala infeksi Virus Corona yang umum atau utama, di antaranya :

Selain itu, pasien penderita COVID-19 juga dapat mengalami nyeri otot, sakit pada tenggorokan, hidung tersumbat, pilek, diare, mual, dan muntah. Namun gejala ini jarang terjadi dan tidak khas pada pasien COVID-19.

Dan hingga pada kasus yang parah, infeksi Virus Corona dapat menyebabkan komplikasi yang serius, misalnya sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, hingga dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, contohnya ginjal.

Pengobatan pada Flu Biasa dan Infeksi Virus Corona

Setelah Anda mengetahui perbedaan gejala flu biasa dan infeksi Virus Corona, Anda bisa menyimak penjelasan berikut.

Pengobatan ataupun vaksin untuk infeksi flu biasa dan infeksi yang disebabkan oleh Virus Corona, atau yang dikenal sebagai COVID-19, tidak bisa kita samakan, karena kedua penyakit ini sangat berbeda. Berikut penjelasannya :

Pengobatan pada flu biasa

Gejala yang timbul pada orang yang menderita flu biasanya dapat sembuh sendiri dalam kurun waktu 4 sampai 7 hari. Cepat tidaknya gejala ini sembuh, dapat diusahakan dengan menjaga imunitas atau daya tahan tubuh supaya tetap kuat, agar dapat melawan infeksi dari virus ini.

Karena itu, jika Anda menderita flu, dokter akan menyarankan Anda untuk mengupayakan istirahat yang cukup, makan makanan sehat dan bernutrisi, dan mencukupi porsi air putih dalam sehari guna menjaga cairan tubuh tetap seimbang. Sehingga, Anda dapat mempercepat penyembuhan flu.

Dokter juga akan memberikan Anda obat pereda nyeri, seperti acetaminophen, paracetamol, dan ibuprofen, yang dapat Anda konsumsi untuk meringankan gejala flu, seperti demam, sakit tenggorokan, da sakit kepala.

Obat pereda nyeri tersebut tersedia dalam berbagai merek, dan dapat Anda dapatkan dengan mudah di apotek.

Pengobatan infeksi Virus Corona

Pengobatan infeksi Virus Corona berupa obat atau vaksin yang dapat mencegah COVID-19, hingga saat ini belum ditemukan pasti. Namun, gejala yang muncul pada penderita infeksi Virus Corona atau COVID-19 dapat diringankan dengan obat flu, mengingat gejala dari keduanya yang mirip.

Namun untuk kasus infeksi Virus Corona atau COVID-19 dengan gejala yang berat, pengobatan yang dilakukan lebih ditujukan untuk menjaga kondisi pasien agar terus membaik dan mengatasi komplikasi yang muncul, agar tidak berakibat fatal.

Meski obat atau vaksin untuk melawan dan mencegah infeksi Virus Corona ini masih belum ditemukan, Anda dapat meminimalkan risiko terkena paparan atau infeksi dari virus ini dengan cara yang mudah Anda lakukan, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik, dengan langkah-langkah mencuci tangan yang tepat.

Selain itu, Anda dapat mengenakan masker ketika akan beraktivitas di luar ruangan atau di tempat umum. Namun penggunaan masker ini lebih dianjurkan pada orang yang sakit, agar tidak menularkan pada orang yang sehat.

Memperbanyak air putih, makan makanan yang sehat dan bernutrisi, serta menjaga porsi istirahat Anda agar mencukupi, hal ini juga dapat Anda lakukan sebagai upaya meningkatkan imunitas atau kekebalan daya tubuh Anda. Sehingga, Anda dapat menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Anda juga dapat menghindari paparan Virus Corona dengan menjaga jarak antar Anda dengan orang lain. Hal ini dapat menjaga Anda dan juga orang di sekitar Anda dari paparan Virus Corona.

Nah, begitulah penjelasan mengenai perbedaan gejala flu biasa dan infeksi Virus Corona. Karena sama-sama menyerang sistem pernapasan, gejala yang muncul pada keduanya pun mirip. Namun, pada infeksi Virus Corona, gejala yang muncul dapat mengarah menjadi sakit yang lebih parah, bahkan dapat berakibat fatal.

Karenanya, bila Anda mengalami gajala-gejala flu, terutama yang tidak kunjung sembuh bahkan hingga lebih dari 1 pekan dan disertai dengan demam tinggi, maka ada baiknya Anda bersegera memeriksakan diri ke dokter untuk dapat memastikan penyebabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *