atmago
warga bantu warga

Mulai dari Ekonomi Hingga Budaya, Simak Contoh Kesenjangan Sosial di Masyarakat

shifa~July 20, 2020 /Kesenjangan Sosial

Contoh Kesenjangan Sosial di Lingkungan Masyarakat

Jika kita berbicara tentang status sosial yang secara tidak sengaja berlaku di dalam masyarakat, maka kita akan menemukan suatu kesenjangan sosial yang menjadi salah satu dampak dari adanya pemikiran bahwa status sosial adalah harga diri bagi setiap individu.

Kesenjangan sosial yang terjadi di dalam masyarakat ini tampak sangat mencolok dan makin memprihatinkan dan tentunya hal ini menjadi salah satu masalah yang harus diatasi oleh pemerintah. Namun masih saja ada yang membisu jika membahas perihal kesenjangan sosial ini. Sebelumnya, Atmago telah membahas tentang ragam kesenjangan sosial di masyarakat.

Dengan adanya kesenjangan sosial ini, dampaknya adalah tidak meratanya hak-hak yang diterima oleh beberapa pihak yang menjadi pihak berstatus sosial “bawah”. Adanya perbedaan perlakuan akibat kesenjangan sosial ini dapat menimbulkan perpecahan. Lalu, jika ada perbedaan perlakuan akibat kesenjangan sosial tersebut, bagaimana contoh kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat?

Contoh Kesenjangan Sosial di Lingkungan Masyarakat

Kesenjangan sosial sendiri dapat berupa dalam berbagai bentuk. Seperti ekonomi, budaya, pendidikan, dan beberapa lainnya. Dari setiap bentuk tersebut, akan kami beri contoh kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat yang menggambarkan bagaimana kesenjangan sosial terjadi di dalam masyarakat.

Ekonomi

Salah satu bentuk kesenjangan sosial yang paling mencolok yang terjadi di masyarakat adalah dari segi finansial, atau bentuk kesenjangan sosial-ekonomi. Karena dalam kesenjangan sosial-ekonomi ini berlaku status sosial sesuai dengan status perekonomian, maka ada perbedaan perlakuan antara orang yang memiliki finansial yang baik dengan yang tidak atau kurang baik.

Sebagai contoh, perbedaan fasilitas yang akan diterima oleh orang-orang, ditentukan dengan status sosial mereka. Yang berstatus ekonomi baik akan mendapat fasilitas yang lebih baik daripada yang memiliki status ekonomi di bawahnya.

Hal ini juga dapat terlihat ketika pembuatan KTP. Untuk orang yang memiliki jaringan dalam atau finansial yang siap untuk membayar kecepatan, akan menjadi prioritas utama dibanding dengan yang tidak. Dari contoh sederhana inilah yang dapat menyadarkan kita bahwa kesenjangan sosial-ekonomi ini tidak adil bagi orang-orang dengan kemampuan ekonomi yang kurang baik.

Pendidikan

Kesenjangan sosial berikutnya adalah dalam segi pendidikan. Status pendidikan yang disandang oleh seseorang juga dapat menentukan status sosialnya di dalam kehidupan masyarakat. Misalnya untuk orang yang telah menempuh pendidikan tinggi dengan gelas S1, S2, atau S3 akan mendapat perlakuan yang berbeda dibanding dengan yang hanya lulusan SD, SMP, atau SMA.

Contoh perbedaan perlakuan ini bahkan dapat dilihat ketika seseorang mulai terjun ke masyarakat. Kebanyakan orang akan mengikuti arahan orang-orang yang berpendidikan tinggi. Meski hal ini dapat dilihat wajar-wajar saja, namun tidak selamanya yang memiliki pendidikan tinggi, akan mempunyai pengetahuan bermasyarakat yang tinggi pula.

Sederhananya, yang berpendidikan tinggi dianggap akan menjadi orang yang sukses, sedangkan yang hanya menempuh pendidikan paling tinggi sekadar tingkat SMA, akan dianggap selalu berada di bawah mereka.

Budaya

Kesenjangan sosial dalam lingkup budaya dapat terlihat dari perbedaan perlakuan menurut pengelompokan berdasarkan budaya di masyarakat. Sama seperti yang terjadi pada kesenjangan sosial-ekonomi, budaya dapat menjadi alasan berlakunya status sosial dalam masyarakat.

Misalnya, kesenjangan sosial ini terjadi akibat orang-orang yang sangat membanggakan budaya tanpa mau menerima dan menghormati budaya lain meskipun memiliki perbedaan. Orang-orang seperti ini biasanya akan melayani atau memperlakukan orang yang memiliki budaya yang sama dengan sangat baik. Namun tidak dengan orang yang berbeda budayanya.

Tentu hal ini dapat menjadi ancaman yang berbahaya, mengingat Indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan. Yang harusnya bersatu, apabila kesenjangan sosial-budaya ini terus dibiarkan, akan timbul keretakan di masyarakat.

Begitulah contoh kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat yang dapat menimbulkan perpecahan antar masyarakat. Untuk itu, kita perlu mempersempit kesenjangan sosial ini agar semua orang mendapat haknya masing-masing tanpa harus berputus asa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *